Permasalahan sampah menjadi tantangan serius di banyak daerah akibat keterbatasan TPA dan rendahnya kesadaran memilah sampah dari rumah. Menyikapi hal tersebut, Ketua RTbersama warga berinisiasi untuk menjalankan program pengelolaan sampah mandiri sebagai upaya mengurangi volume sampah sekaligus mendukung program pemerintah dan menjaga lingkungan pemukiman. Program pengelolaan sampah mandiri yang dikomandoi oleh bapak Iskandar sebagai ketua RT 83, dibantu oleh bapak Teguh dalam perancangan dan pembangunan. Tidak hanya kemandirian dalam pengelolaan sampah, hal ini juga dilakukan sebagai cara meningkatkan pendapatan kas untuk RT 83, karena pemasukan retribusi sampah kembali ke Kas RT sepenuhnya, yang dapat digunakan kembali untuk berbagai kegiatan dan kebutuhan warga Roto Kenongo RT 83.





Pengelolaan dilakukan dengan sistem pemilahan. Sampah organik diolah menjadi pupuk menggunakan komposter, sementara sampah anorganik bernilai disalurkan melalui Bank Sampah. Sampah material khusus seperti kaca, kain, dan karet dikelola melalui kerja sama dengan Kelurahan Pendowoharjo secara berkala. Adapun sampah residu dimusnahkan menggunakan insinerator suhu tinggi yang mampu mengurangi volume sampah secara signifikan.
Untuk meminimalkan dampak lingkungan, insinerator dilengkapi sistem penyiraman pada cerobong asap dan dilakukan perawatan rutin. Abu sisa pembakaran dimanfaatkan kembali sebagai bahan campuran conblock atau batako. Program ini diharapkan dapat membangun kesadaran warga serta menjadi solusi pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan di tingkat lingkungan.

















