Perayaan malam tahun baru kali ini terasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Euforia kembang api yang biasanya menjadi simbol pergantian tahun tidak dilakukan, sebagai bentuk rasa empati dan solidaritas atas musibah bencana alam yang terjadi di Sumatera, Aceh, dan beberapa wilayah lain di Indonesia. Keputusan ini menjadi wujud kepedulian bersama untuk ikut merasakan duka saudara-saudara sebangsa.



Konsumsi Jelang Tahun baru 2026
Di lingkungan Perumahan Roto Kenongo Asri RT 83, pergantian tahun dirayakan secara sederhana namun penuh kehangatan. Warga berkumpul di cakruk, menikmati kebersamaan dengan hiburan karaoke. Suasana semakin akrab dengan hadirnya hidangan khas malam tahun baru seperti jagung bakar, mi rebus dan mi goreng, serta aneka camilan dan minuman hangat yang dinikmati bersama.

Penyerahan piagam apresiasi kepada warga
Momen spesial pada malam tersebut adalah uji coba pembakaran sampah mandiri untuk pertama kalinya di RT 83. Selain itu, acara juga diselingi dengan penyerahan piagam penghargaan yang diberikan oleh bapak RT 83, Iskandar kepada Bapak Winurhadi, Bapak Rokhibin, dan Bapak Kusmintadjo sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka. Ketiganya telah berperan besar dalam mendukung pendanaan pembangunan sistem pengelolaan sampah mandiri melalui pembayaran iuran sampah hingga beberapa tahun ke depan. Perayaan ini menjadi penutup tahun yang sederhana, bermakna, dan penuh semangat gotong royong dan maju bersama warga RT 83.

















